Rumah Literasi Kreatif Gelar Workshop Pengelolaan Bahan Pustaka, Media Sosial, dan Jurnalistik bagi Pengelola Komunitas Literasi
- Oct 06, 2024
- Rin Muna
- Giat Komunitas
Mutiara-borneo.kim.id, Samboja - Rumah Literasi Kreatif gelar kegiatan Workshop Pengelolaan Bahan Pustaka, Media Sosial, dan Jurnalistik untuk penguatan kapasitas pengelola Komunitas Penggerak Literasi.
Minggu, 06 Oktober 2024, Yayasan Rumah Literasi Kreatif menyelenggarakan kegiatan Penguatan Komunitas Penggerak Literasi "Workshop Pengelolaan Bahan Pustaka, Media Sosial, dan Jurnalistik.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Beringin Agung (Kusnadi) dan diikuti oleh 15 peserta pengelola komunitas/organisasi/instansi dan pustakawan sekolah yang ada di Kecamatan Samboja. Dalam kegiatan ini, Rumah Literasi Kreatif menghadirkan tiga narasumber. Narasumber pertama ialah Faid Arbani, admin media sosial "Bubuhan Samboja" yang memaparkan materi tentang Pengelolaan Media Sosial. Narasumber kedua yakni Bapak Ahmad Yani, Pustakawan ahli dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kutai Kartanegara yang memberikan materi tentang pengelolaan bahan pustaka bagi komunitas literasi dan pustakawan sekolah. Narasumber ketiga ialah Awalludin Jalil, Jurnalis dan Editor Liputan 6 yang memberikan banyak materi tentang penulisan berita atau jurnalistik.
Tiga materi berbeda ini dianggap sangat perlu bagi para pengelola komunitas. Sebuah komunitas, harus memiliki akses informasi terbaru, sehingga komunitas itu bisa terus berkembang sesuai zaman dan para anggota komunitas bisa mendapatkan ilmu baru untuk peningkatan kapasitas SDM mereka. Selain akses informasi bagi komunitas/organisasi, pengelolaan media sosial dan jurnalistik juga sangat penting untuk mengkampanyekan praktik-praktik baik yang telah dilakukan oleh komunitas.
Kekuatan sebuah komunitas, terdiri dari 3 hal yang dilakukan pada hari ini, yakni Pengelolaan Bahan Pustaka /Informasi, Media Sosial, dan Jurnalistik. Maka, komunitas-komunitas yang ada di wilayah Kutai Kartanegara perlu banyak penguatan agar kesejahteraan masyarakat dapat terbangun dengan baik lewat literasi. (/rm)