Meriahkan HUT Ke-78 RI, Desa Beringin Agung Gelar Kesenian Budaya 3 Hari 3 Malam

  • Aug 22, 2023
  • Rin Muna
  • Hiburan

 

 

Desa Beringin Agung menyelenggarakan pagelaran seni kuda lumping selama 3 hari 3 malam untuk memeriahkan HUT Ke-78 Republik Indonesia.

Setelah melaksanakan upacara bendera pada tanggal 17 Agustus 2023, pemerintah Desa Beringin Agung menyelenggarakan pagelaran budaya selama 3 hari 3 malam. Acara berlangsung meriah sejak tanggal 18 Agustus hingga 20 Agustus 2023.

Dalam pagelaran seni budaya kali ini, Turonggo Lestari Budoyo tampil memukau untuk membuka acara pagelaran seni budaya tersebut. Begitu juga dengan Rogo Wijoyo Agung dan New Turonggo Budoyo. Mereka tampil sangat baik untuk menghibur semua warga Desa Beringin Agung dan sekitarnya.

Ketiga paguyuban seni kuda lumping ini merupakan paguyuban yang berdiri di Desa Beringin Agung. Memiliki ciri khas sendiri, membuat Desa Beringin Agung dikenal dengan seni budaya kuda lumpingnya. Desa Beringin Agung yang merupakan daerah transmigrasi, membuat warganya terdiri dari beragam suku. Oleh karenanya, tiga paguyuban yang ada di Desa Beringin Agung juga memiliki karakter dan ciri khas yang berbeda-beda.

Turonggo Lestari Budoyo merupakan kesenian kuda lumping yang berasal dari Jawa Tengah yang menjadikan Tari Massal sebagai ciri khas utamanya. Rogo Wijoyo Agung merupakan seni jaranan yang berasal dari Kediri yang menjadikan Tari Bujang Ganong dan Banteng Suro sebagai ciri khasnya. Kemudian, New Turonggo Budoyo merupakan seni jaranan yang berasal dari daerah Jawa Timur yang menjadikan Tari Barong sebagai tarian khasnya.

Keragaman seni budaya yang ada di Desa Beringin Agung, membuat desa Beringin Agung terkenal dengan seni budayanya. Oleh karenanya, pemerintah Desa Beringin Agung selalu mengadakan pagelaran seni budaya selama 3 hari 3 malam di setiap tahunnya untuk mendukung pelestarian dan pengembangan seni budaya. Momen HUT Ke-78 RI menjadi salah satu momen yang tepat untuk mempromosikan potensi seni budaya yang ada di desa. Pagelaran seni budaya ini juga mampu menarik minat pengunjung dari luar desa, sehingga memiliki dampak positif pada pertumbuhan ekonomi UMKM warga desa.

 

Dirgahayu Republik Indonesia.